~ Download RPP / Modul Ajar kelas 5 Kurmer

 Perubahan paradigma pendidikan di era Kurikulum Merdeka menuntut guru tidak lagi hanya mengajar konsep, tetapi juga menumbuhkan cara berpikir mendalam pada siswa.

Inilah yang disebut dengan pembelajaran berbasis deep learning — pembelajaran yang membantu siswa memahami makna di balik pengetahuan, bukan sekadar menghafal.

Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mengenai Deep Learning  untuk tingkat SD harus difokuskan pada pengenalan konsep dasar secara konkret dan menyenangkan.

Modul Ajar atau RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) deep learning adalah pendekatan dalam merancang kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pemahaman yang mendalam, bukan sekadar menghafal. Tujuannya adalah mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Pendekatan ini sering kali mengintegrasikan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata siswa, sehingga materi terasa lebih relevan dan bermakna

beberapa prinsip dasar yang menjadi landasan RPP atau modul ajar deep learning:

~ Berkesadaran (Mindful Learning): Siswa diajak untuk sadar akan proses belajar yang mereka jalani. Mereka perlu memahami apa yang sudah dan belum mereka pahami.

~Bermakna (Meaningful Learning): Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan dan pengalaman sehari-hari siswa. Hal ini membuat materi tidak abstrak dan lebih mudah diserap.

~ Menggembirakan (Joyful Learning): Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa.

 Komponen Utama

Sebuah modul ajar atau RPP deep learning umumnya mencakup:

~ Tujuan Pembelajaran: Merumuskan tujuan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

~Aktivitas Pembelajaran: Aktivitas yang dirancang untuk mendorong diskusi, eksplorasi, proyek, dan kolaborasi. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa.

~Penilaian (Assessment): Penilaian tidak hanya berupa tes, tetapi juga mencakup penilaian formatif yang berkesinambungan seperti observasi, refleksi diri, dan penilaian proyek untuk mengukur pemahaman holistik siswa.

~Integrasi Teknologi: Penggunaan teknologi sederhana seperti video atau  aplikasi edukatif bisa memperkaya pengalaman belajar, tetapi harus diimbangi dengan interaksi langsung.

 Modul ajar atau RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) deep learning memiliki karakteristik yang membedakannya dari RPP konvensional. Pendekatan ini berfokus pada kualitas pembelajaran, bukan kuantitas materi.

Berikut adalah ciri-ciri utama dari modul ajar deep learning:

1. Pemicu Pembelajaran yang Kontekstual

RPP deep learning selalu dimulai dengan isu atau tantangan nyata yang relevan dengan kehidupan siswa. Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa ingin tahu dan memberikan motivasi intrinsik. Contohnya, alih-alih hanya mempelajari tentang “pencemaran lingkungan,” siswa diajak meneliti kondisi sungai di dekat sekolah mereka.

2. Fokus pada Kompetensi Abad ke-21

Pembelajaran tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga melatih siswa dalam keterampilan yang penting untuk masa depan. 

RPP ini dirancang untuk mengembangkan:

~ Berpikir kritis: Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan berargumentasi.

~ Kreativitas: Siswa didorong untuk menghasilkan ide dan solusi yang orisinal.

~ Kolaborasi: Siswa bekerja dalam kelompok untuk memecahkan masalah bersama.

~ Komunikasi: Siswa belajar untuk menyampaikan ide dan hasil kerja mereka dengan jelas dan efektif.

 3. Penilaian yang Holistik (Asesmen Berkelanjutan)

Penilaian dalam modul ajar deep learning tidak hanya berupa tes akhir, tetapi juga penilaian proses yang berkesinambungan. Guru mengamati dan menilai bagaimana siswa berpikir, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah. Penilaian ini bisa berupa:

~Refleksi diri: Siswa diminta untuk merenungkan apa yang sudah mereka pelajari dan bagaimana mereka bisa memperbaikinya.

~ Penilaian proyek: Penilaian didasarkan pada kualitas proyek atau produk yang dihasilkan siswa.

~ Umpan balik: Guru dan teman sebaya memberikan masukan konstruktif untuk membantu siswa terus berkembang.

 4. Aktivitas Eksploratif dan Kolaboratif

Aktivitas pembelajaran didominasi oleh kegiatan yang aktif, bukan pasif. Guru berperan sebagai fasilitator, bukan satu-satunya sumber pengetahuan. Siswa didorong untuk melakukan:

~ Investigasi dan eksplorasi: Mencari dan mengolah informasi dari berbagai sumber.

~ Diskusi kelompok: Bertukar pikiran dan membangun pemahaman bersama.

~ Pembuatan proyek: Mengaplikasikan pengetahuan untuk membuat produk nyata.

 5. Fleksibilitas dan Diferensiasi

Modul ajar ini memberikan ruang yang luas bagi guru untuk beradaptasi dengan kebutuhan dan minat siswa yang berbeda. Guru dapat menyesuaikan tingkat kesulitan materi, metode pembelajaran, dan produk akhir yang dihasilkan siswa. Hal ini memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna sesuai dengan potensi mereka.


Berikut adalah contoh RPP/Modul Ajar Guru Kelas 5 SD (Download Semua)

~ Download RPP/Modul Ajar Pendidikan Pancasila

~ Download RPP/Modul Ajar Bahasa Indonesia

~ Download RPP/Modul Ajar Matematika

~ Download RPP/Modul Ajar IPAS

~ Download RPP/Modul Ajar Seni Musik

~ Download RPP/Modul Ajar Seni Rupa

Berikut juga sertakan contoh RPP/Modul Ajar Guru Mapel Kelas 5

~ Download RPP/Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

~ Download RPP/Modul Ajar Bahsa Jawa

~ Download RPP/Modul Ajar Inggris

Demikian beberapa contoh RPP/Modul Ajar yang bisa digunakan sebagai referensi dalam kita mengajar disekolah, semoga bisa memberikan inspirasi untuk terus berkarya dan berkembang dalam memersiapkan pembelajaran di kelas. Belajar dari Dekat yang kita Hadapi hingga Jauh yang  kita Pandangi.

>
Previous
Next Post »
Thanks for your comment